Postingan

Blind and Deaf to The World

Bantul, Yogyakarta. Rabu, 10 November 2021. "Kamu ngapain kuliah jurusan ini?" "Kamu ngapain ngejar kuliah disini?" "Kamu ngapain belajar tinggi -tinggi? Mending habis lulus langsung kerja" Ratusan kali orang-orang berkata begitu padaku. Ribuan kali aku abaikan mereka. Tutup matamu, tutup telingamu. Fokus dengan apa yang menjadi pilihanmu. Ada tertulis, "For we walk by faith, not by sight". Diambil dari 2 Korintus 5 pasal 7. Jangan dengarkan kata mereka, jangan lihat orang lain. Fokus satu tujuan, satu arah, satu mimpi. Tutup mata dan telingamu.

Persistence

Sleman, Yogyakarta. Selasa, 9 November 2021. Apakah kamu akan tetap berjalan? Apakah kamu akan tetap berdiri? Apakah kamu akan tetap konsisten? You are built for this. Percayalah apa yang kamu lakukan hari ini akan membangunmu. Semua raja, juara, pejuang, pahlawan semua pernah merasakanya.... rasa ingin menyerah. Jika kamu menyerah, hanya satu jalan yang kamu tuju.... ke bawah, jatuh, turun, dan gagal. guaranteed. Jika kamu bertarung, struggle, keras kepala, tujuanmu ada dua....... naik atau turun. Dan apabila kamu turun, hanya satu jalan, yaitu naik. Jatuh, bangkit lagi. Gagal, lawan lagi. I'm fighting for me.

Box

Sleman, Yogyakarta. Senin, 08 November 2021. "Sudah, ikut ini aja" "Nanti daftar ini ya" "Kalau jadi ini nanti kerjamu enak" Seringkali mendapatkan saran yang mengarah ke perintah seperti itu dari orang-orang terdekat. Entah apa yang mereka pikirkan dan entah apa yang aku pikirkan saat itu. Aku pun hanya terdiam, enggan mengiyakan. Seolah semuanya nampak santai dan dalam suatu rel yang monoton. Aku tidak mau hidup seperti itu. Ingin kuubah. Semuanya. Sekarang. Aku menjalani semuanya karena tidak mudah. Daripada berjalan diatas rel, aku memilih berjalan dengan kedua kakiku. I can change my life.

Vision

Bantul, Yogyakarta. Minggu, 7 November 2021. Melihat sesuatu terlalu jauh ke depan, sampai melupakan apa yang ada di depan mata. Padahal sejatinya, apa yang terjadi di depan, dibangun dari apa yang terjadi sekarang. Jangan terburu-buru, atur nafas, atur ritme, atur strategi. Jalanmu akan indah.

A Wolf became A Lion

Bantul, Yogyakarta. 6 November 2021. Pernahkah kalian merasa bahwa kalian "Different Breed"? Merasa berbeda dari orang sekitar meski sejatinya mengerti bahwa setiap orang tidak ada yang sama. Mungkin ini yang terjadi padaku karena sedari dulu selalu melakukan apapun sendiri. "Melakukan sesuatu dengan orang lain hanya memperlambat dan memperumit pekerjaan". Seorang "Lone Wolf"', banyak orang yang menyebutnya. Seekor serigala yang tidak hidup bersama kerumunanya, ibarat dilahirkan berbeda. Tapi beberapa waktu terakhir, aku memiliki tujuan yang ingin aku capai. Apapun yang terjadi. Dalam perjalananku, aku menemukan filosofi seekor singa. Filosofi ini merubah manuver jalan hidupku, mungkin untuk selamanya. "Kenapa singa dapat menjadi raja hutan? Dia bukan yang terpintar, karena mungkin itu hyena. Dia bukan yang tercepat, karena mungkin itu cheetah. Dia bukan yang terbesar, karena mungkin itu gajah. Singa memiliki mentalitas raja" Apa yang dil...